Renungan Harian Kat...
 
Share:
Notifications

Renungan Harian Katolik : Gembala dan Domba  

  RSS

evanindo
(@evanindo)
New Member Subscriber
Joined: 1 month ago
Posts: 2
20/05/2021 6:26 am  

Bacaan Injil
Yoh 21:15-19

"Gembalakanlah domba-domba-Ku."

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Yesus yang telah bangkit
menampakkan diri kepada murid-murid-Nya.
Sesudah mereka sarapan, Yesus berkata kepada Simon Petrus,
"Simon, anak Yohanes,
apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?"
Jawab Petrus kepada-Nya,
"Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau."
Kata Yesus kepadanya, "Gembalakanlah domba-domba-Ku!"
Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya,
"Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"
Jawab Petrus kepada-Nya,
"Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau."
Kata Yesus kepadanya, "Gembalakanlah domba-domba-Ku!"
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya,
"Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"

Maka sedihlah hati Petrus
karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya,
"Apakah engkau mengasihi Aku?"
Dan ia berkata kepada-Nya,
"Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu!
Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau."

Yesus berkata kepadanya, "Gembalakanlah domba-domba-Ku!"
Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya ketika masih muda
engkau sendiri mengikat pinggangmu
dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki.
Tetapi jika engkau sudah menjadi tua,
engkau akan mengulurkan tanganmu,
dan orang lain akan mengikat engkau
dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."

Hal ini dikatakan Yesus untuk menyatakan
bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah.
Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus,
"Ikutlah Aku."

Demikianlah sabda Tuhan.

Renungan Injil
Persekutuan juga memerlukan kepemimpinan sebagai pemersatu.
Pemimpin persekutuan sangat menentukan kelangsungan dari persekutuan itu.
Yesus nampaknya Renungan Harian Katolik sangat memahami mengenai hal ini.
Setelah Yesus kembali ke rumah Bapa-Nya di Surga, harus ada yang meneruskan kepemimpinan umat agar jangan sampai terjadi umat seperti anak ayam kehilangan induknya.
Seperti apa jadinya kawanan domba tanpa penggembala?

Rasul Petrus dipilih untuk menjadi pemimpin umat tentu karena dialah yang paling memenuhi syarat kepemimpinannya.
Bukan cuma tegas dalam mengambil keputusan, tetapi juga cepat, tak pakai lemot.
Petrus bukan murid yang paling pandai dalam urusan pengajaran dan injil, ia bukan "anak sekolahan" kok, ia cuma nelayan.
Tapi Petrus sangat handal dalam kepemimpinan, ia miliki komitmen yang tinggi, tegar dan tak gampang goyah, iya seperti batu karang-lah.
Dan yang terpenting, ia sangat mengasihi Yesus.
Ini terbukti ketika ia hendak menjadi martir dan disalibkan, ia tak mau disalibkan sama seperti Yesus melainkan disalibkan dengan kepala di bawah dan kaki di atas.
Petrus memang luarbiasa.

Lalu bagaimana dengan urusan iman?
Eit, nanti dulu, Petrus memiliki iman yang kokoh.
Yang kurang darinya adalah keterampilannya dalam hal mengajar atua berkotbah, dan kurangnya pengetahuan soal keagamaan dan nalarnya terhadap ajaran Yesus.
Memang tidak mudah mendapatkan pemimpin yang sempurna, selalu saja ada keunggulannya tetapi juga memliki kelemahan.
Dan tentu Yesus mengetahui hal ini.
Maka dari itulah Yesus lalu mendatangi Paulus, yang waktu itu bernama Saulus.
Paulus bukan dari kalangan murid Yesus, ia malah berseberangan dengan pengikut Kristus.
Tetapi Paulus ini "anak sekolahan", yang faham kitab Taurat karena ia memang berasal dari kalangan Farisi.
Paulus juga tidak se-fanatik Petrus, tidak yahudi-banget.
Nah, dia ini klop kalau disandingkan Petrus untuk melanjutkan kepemimpinan umat.

Maka dari itu,
pandai-pandailah kita memilih atau pun menilai para pemimpin kita karena nasib persekutuan ada padanya. Katolik Kasih | ignasiusevan.blogspot.com | presidenku.eu.org | withoutimage.xyz Salah pilih bisa membuat persekutuan menjadi berantakan.

Renungan Harian Katolik adalah situs rohani katolik yang menyediakan konten renungan harian katolik, bacaan harian liturgi katolik, kumpulan doa-doa, dan kisah perjalanan hidup orang kudus katolik. info lebih lanjut klik selengkapnya dibawah ini. Katolik Kasih | ignasiusevan.blogspot.com | presidenku.eu.org | withoutimage.xyz


Quote
Topic Tags
Share: